Selasa, 07 Januari 2014

Apa Itu CorelDRAW ?

CorelDraw adalah program ilustrasi atau editor grafik vektor yang dikembangkan oleh Corel, sebuah perusahaan perangkat lunak yang bermarkas di Ottawa, Kanada. Versi terbarunya, CorelDRAW X6 yg dirilis pada bulan maret 2012. CorelDRAW pada awalnya dikembangkan untuk sistem operasi Windows 2000 dan seterusnya. Versi CorelDRAW untuk Linux dan Mac OS pernah dikembangkan, namun dihentikan karena beberapa alasan tertentu.
Sejarah CorelDRAW
CorelDRAW pertama kali dibuat pada tahun 1987, Corel Corporation mempekerjakan teknisi software Michel Bouillon dan Pat Beirne untuk mengembangkan program ilustrasi dasar vector untuk disatukan dengan sistem desktop publishing mereka. Mulanya program CorelDRAW dirilis pada tahun 1989, CorelDRAW 1.x dan 2.x berjalan pada Windows. CorelDRAW 3.0 rilis bersamaan dengan microsoft windows 3.1. Fakta yang terdapat dalam true type pada windows 3.1 merubah CorelDRAW benar-benar menjadi sebuah program ilustrasi yang dapat menggunakan Sitem instalasi lainnya tanpa rekomendasi aplikasi pihak ketiga.

Keunggulan dari setiap versi :

* Ver.2 (1991) : Envelope Tool (Untuk memecah teks atau objek menggunakan shape utama), Extrusion (untuk mensimulasi gambar dan volume dalam objek) dan Perspective (Untuk memecah objek sepanjang X dan Y)

* Versi 3 (1992) : Terdapat Corel PHOTO PAINT* (untuk mengedit bitmap), CorelSHOW (Untuk membuat on-screen presentasion), CorelCHART (untuk Grahpic chart), Mosaic dan CorelTRACE (untuk vectorizing bitmaps).

* Versi 4 (1993) : Termasuk Corel PHOTO-PAINT* (untuk mengedit bitmap),CorelSHOW (untuk membuat on-screen presentasion), CorelCHART, CorelMOVE, Mosaic dan corelTRACE.

* Versi 5 (1994) : Ini adalah versi terakhir yang dibuat dan berjalan pada windows 3.x. Termasuk Corel Ventura yang ada didalamnya (lalu dijual terpisah) ini adalah desktop publishing yang mirip dengan PageMaker, Quark Express, atau InDesign.

* Versi 6 (1995) : Ini adalah versi pertama yang mana dibuat se-ekslusif mungkin untuk windows 32-bit. Termasuk Corel Memo, Corel Presents, Corel Motion 3D, Corel Depth, Corel Multimedia Manager, Corel Font Master dan Corel DREAM (untuk membuat objek 3D) ada didalamnya. Fitur-fitur baru telah disesuaikan dengan Interface, Polygon, Spiral, Knife dan Eraser tools.

* Versi 7 (1997) : Properti bar yang sensitif (Context-sensitive Property bar), Print Preview dengan Zoom dan Pan, Scrapbook (untuk melihat, menggeser dan menempatkan objek), mencetak ke dalam HTML, Draft dan Enhanced display, Interactive Fill dan Blend tools, Transparency tools, Natural Pen tool, mencari & mengganti wizard, merubah Vector menjadi Bitmap (ketika dalam CorelDRAW), pengecek ejaan (Spell checker), Kamus (Thesaurus) dan pengecek susunan bahasa (Grammar checker). Corel Scan and Corel Barista (dokumen pertukaran format berbasis java ) juga termasuk dalam versi ini.

* Versi 8 (1998) : Digger selection, dudukan windows (Docker windows), memecah teks atau objek (Interactive Distortion), 3D, Envelope and tools, efek pemberi bayangan yang realistis (Realistic Dropshadow tool), pencamupran warna (interactive color mixing), penyusun tempat-tempat warna (color palette editor), garis bantu sebagai objek (guidelines as objects), merubah ukuran halaman (custom-sized pages), duotone support. Corel Versions juga termasuk didalamnya.

* Versi 9 (1999) : Mesh fill tool untuk pencampuran warna yang lebih kompleks, Artistic Media tool, mencetak kedalam PDF, menyatukan profile warna ICC (embedded ICC color profiles,) Multiple On-screen Color Palettes dan Microsoft Visual Basic untuk mendukung aplikasi 6. Canto Cumulus LE, bagian dari software untuk pengaturan media juga termasuk dalam versi ini.
* Versi 10 (2000) : CorelR.A.V.E. (untuk animasi vector), Perfect Shapes, Web graphics tools (untuk membuat element-elemen yang interaktif seperti tombol), penyortir halaman (Page sorter), dokumen multibahasa (multilingual document support), petunjuk window (navigator window). buka, simpan, import dan eksport dalam format SVG.

* Versi 11 (2002) : Kumpulan simbol-simbol (Symbols library) yang langsung dapat diambil, memotong gambar (untuk mendesain web), pressure-sensitive vector brushes, 3 titik alat menggambar (3-point drawing tools).

* Versi 12 (2003) : Panduan yang dinamis (Dynamic guides), alat menggambar pintar (Smart Drawing tools), mengekspor kedalam MS Office atau Word, bagian alat penghapus virtual (Virtual Segment Delete tool), mendukung teks yang unicode (Unicode text support). Unicode adalah Sistem yang memiliki kemampuan untuk menuliskan, memproses, dan menampilkan berbagai aktifitas dari tulisan itu sendiri. Teknologi ini diharapkan dapat menyelesaikan masalah penulisan dengan bahasa yang ditulis bukan menggunakan tulisan yunani.

* Versi 13 atau X3 (2006) : memotong dengan mengklik 2 kali (software vector pertama yang mampu untuk memotong sebuah grup vector dan bitmap dalam waktu yang sama), Smart fill tool, Chamfer/Fillet/Scallop/Emboss tool, ruang pengaturan gambar (Image Adjustment Lab). Menjiplak/Trace menjadi terintegrasi didalam CorelDRAW dibawah kendali PowerTRACE.

* Versi 14 atau X4(2008) : Layanan pengidentifikasi huruf (font) terkait didalam CorelDRAW, ConceptShare, Table tool, independent page layers, live text formatting, mendukung file kamera *.RAW.

* Versi 15 atau X5 (2010) : pengaturan isi (CorelCONNECT), pengelolaan warna, alat-alat grafis dan animasi, pengembangan kinerja multi-core, konten digital bernilai tinggi (profesional huruf/fonts, clip arts, dan foto-foto), mengisyaratkan objek (object hinting), pixel view, Mesh tool ditingkatkan dengan transparansi, menambahkan dukungan sentuh (added touch support), dan mendukung berbagai format file. Corel telah mengembangkan transformasi, yang mana dapat membuat banyak salinan dari satu objek.
* Versi 16 atau X6 (2012) : Versi CorelDRAW X6 memiliki tampilan baru serta beberapa fitur baru yang tidak ada pada CorelDRAW versi sebelumnya. diantaranya : Advanced OpenType Support, New Custom-built Colour Harmonies, New Native 64-bit and Enhanced Multi-Core Support, New Creative Vector Shaping tools, New Styles Engine and Docker, New Corel Website Creator X6 application, New Smart Carver, Improved Page Layout Capabilities, Redesigned Object Properties Docker. dan sebagainya.
Pendiri CorellDraw
Dalam perkembangan teknologi yang sangat pesat ini, seni bisa dituangkan dalam bentuk yang bermacam-macam, terutama yang berkaitan dengan grafis. Corel Draw tentunya sudah tidak asing ditelinga kita saat ini, Corel Draw adalah software aplikasi pengolah gambar vektor bisa dibilang perangkat lunak untuk membuat gambar vektor, software ini merupakan salah satu produk dari Corel Corporation, perusahaan pembuat perangkat lunak komputer yang didirikan pada tahun 1985 di Ottawa Kanada. Corel Draw sangat laris dipasaran dan banyak digunakan untuk membuat desain grafis yang bagus,

mungkin corel sudah sangat familiar bagi desainer-desainer saat ini tapi apakah mereka atau bahkan anda tahu siapa penemu Corel Draw.....

Dialah Michael Cowpland lahir pada tanggal 23 tahun 1943, menerima gelar teknik Bsc dari Imperial College di London kemudian pada tahun 1964 pindah ke Kanada lalu menyelesaikan pendidikan masternya pada tahun 1968 dan akhirnya mendapat gelar Ph.D. dari Universitas Carleton Ottawa pada tahun 1973. Dia adalah salah satu Entrepreneur dari Kanada , businessman, dan pendiri dari Corel, dia cikal bakal yang melakukan research laboratory ("Corel" kepanjangan dari "Cowpland Research Laboratory"). Perusahaan ini melesat sangat cepat begitu produk CorelDraw muncul dipasaran, dan menjadi perusahaan software terbesar di Kanada.

sumber : https://coreldraw.com/wikis/language/coreldraw-indonesia.aspx

Membuat Potret Wajah dengan Mesh Fill Tool

Corel Version : X5



Sebelum memulai, diharapkan teman2 sudah cukup mahir  dalam menggunakan Pen Tool berikut semua property yang berhubungan dengan Shape Tool, Edit Line, Add Node, control node dan parameter lain yang berhubungan dengan Shape Tool. Sehingga memudahkan kita dalam mempelajari materi diatas.

Perlu diketahui bersama. Bahwa materi ini hanya fokus membahas Optimalisasi dari Mesh Fill Tool dalam membentuk sebuah potret. Disamping itu, teman2 juga sudah terbiasa menggunakan Color Eyedropper Tool.

Langkah 1 :

Siapkan sebuah potret dalam format JPG atau ekstensi lain yang dapat dimunculkan pada CorelDRAW. Sebagai contoh tutorial ini menngunakan foto Jolie, (biar betah belajarnya...)..buat teman2 cewek silahkan download foto artis kesukaannya...

Setelah itu yuk kita posisikan foto tadi sedemikian rupa.

Buatlah sebuah curva yang membentuk wajah utuh. Abaikan bagian kepala. Garis biru vertikal dan horizontal adalah basic posisi dari GRID yang akan kita tambahkan. Dalam pembahasan nanti kita hanya melakukan editing dan lain sebagainya hanya dibagian kiri atau sebelah kanan dari pandangan anda.

Bila sudah terbentuk sebuah wajah/muka aktifkan Mesh Fill Tool. Jumlag Grid cukup 2 vertikal (V) dan 2 horizontal (H). Posisikan Grid H pas pada garis mata. Kemudian tambah sebuah node lagi pada posisi hidung dan bibir. Kondisikan curva yang terbentuk sebagai sebuah curva yang melengkung mulus/smooth.

Tambahkan sebuah node lagi pada posisi bola mata sehingga akan didapat sebuah curva (V). Lakukan editing secukupnya.


Tambah beberapa curva (V) serta kondisikan sedemikian rupa mengikuti kontur gelap terang dari foto tsb. Basic curva tsb akan menjadi konstruksi selanjutnya ketika kita ingin menambahkan beberapa node untuk proses selanjutnya.

Ingat, jangan terburu-buru menambahkan node.
Kunci dari proses ini adalah bahwa anda harus mengetahui bahwa setiap bagian yang terang akan selalu diapit/ berada diantara bagian node yang gelap.Demikian sebaliknya. Untuk itu mulailah dari bagian yang bewarna terang. Misalnya bagian hidung. Bagian pipih dan bagian lainnya. 





Untuk memulai memberikan warna, gunakan Color Eyedropper tool. Pilihlah warna yang terang. Untuk memberikan warna gelap pun demikian. Klik pada pertemuan curva , tekan Ctrl+Shift+E pilih warna yg di inginkan dari foto asli Jolie. Lakukan pewarnaan pada bagian node yang lainnya sehingga di perolah hasil seperti gambar dibawah.


  



Setiap node akan ada dua control node. Agar transisi mulus : usahakan posisi control node TIDAK SALING melewati node masing-masing. Langkah selanjutnya adalah anda tinggal membentuk kontur dari sejumlah GRID yang ada mengikuti bentuk lekukan bibir, hidung dan lainnya.


  


Untuk bibir dan mata kita buat terpisah. Lakukan yang sama ketika kita membuat bagian wajah tadi. Kondisikan Grid membentuk dan mengikuti permukaan bibir dari foto Jolie. Gunakan View Wireframe agar proses editing lebih mudah. Bila dirasakan sudah cukup baru lakukan pewarnaan.

Dan bagian mata merupakan vector/curva.Gunakan transparant tool pada beberapa bagian.



Mungkin tutorial ini jauh dari harapan teman2 semua. Namun setidaknya teman2 punya landasan berkarya dengan mesh fill tool yang kelak akan lebih baik lagi.
 
Semoga berguna dan selamat mencoba.



Bandung 18 Agustus 2011.

Di tulis oleh : Choesny Muhammad 
 
sumber : http://belajar-coreldraw.blogspot.com/2011/08/membuat-potret-wajah-dengan-mesh-fill.html

Tipografi Wajah dengan CorelDRAW

CorelDRAW version : All Version.
Tutorial Typography dengan CorelDRAW ini disusun sesederhana mungkin agar siapa saja bisa memahami dan melakukannya dengan semua versi CorelDRAW yang digunakan.
Baiklah, tanpa memperpanjang kata pembuka mari kita mulai.
1.  Buka aplikasi corel Anda dan Import sebuah foto wajah. Bila masih full color coba convert ke grayscale (hitam putih). Kemudian atur kontras dan tingkat kecerahan foto.
          Gambar : 1  

2.  Seleksi image/foto dan Klik top menu EFFECTS > TRANSFORM > POSTERIZE. Atur level ke angka 4 atau sesuai selera. Hasilnya kurang lebih terlihat pada Gambar : 2

           Gambar : 2
3.  Sekarang kita akan membuat tulisan atau teks yang di inginkan. Pada kasus ini kita bisa meng-copy dan paste teks yang ada pada HELP corel Anda. Copy lah tulisan tersebut serta gunakan Tool Paragraph Text sehingga Anda bisa dengan mudah mengatur besar kecilnya font, jarak antar kalimat serta mengatur jarak antar baris. Penuhi bidang image/foto dengan sejumlah kalimat atau copy-paste saja. Hasilnya terlihat pada Gambar : 3

           Gambar : 3

Dalam kondisi seperti ini perhatikan posisi beberapa tulisan/ teks terhadap bidang image/foto, gunanya adalah agar tulisan masih bisa membentuk bidang pada image.
Bila sudah dirasakan cukup, kini convert Paragraph Text menjadi Curve dengan cara klik kanan mouse dan pilih CONVERT TO CURVE.
Selanjutnya Gunakan POWER CLIP. Caranya seleksi image/foto dan pilih menu EFFECTS > POWERCLIP > PLACE INSIDE CONTAINER... dan arahkan tanda panah ke tulisan. Terakhir klik mouse (klik kiri) pilih yang tanda silang (X) pada Palette Color untuk mengosongkan warna. Hasilnya adalah seperti Gambar : 4
           Gambar : 4    
Anda juga bisa membuat tampilan dengan Background hitam dengan menambah objek kotak warna hitam dibelakangnya. hasilnya akan seperti Gambar : 5
          Gambar : 5

Hal yang perlu diperhatikan adalah :
  1. Proses posterize dan pengaturan besar kecilnya tulisan serta kerapatan huruf/tulisan.
  2. Proses grayscale dan detail image/foto.
  3. Pada mode posterize kita masih bisa melakukan re-place color sesuai keinginan.
  4. Pada Paragraph Text kita masih bisa melakukan banyak hal proses editing.
Selamat mencoba dan sukses selalu.

Penulis : Choesny Muhammad

sumber : http://belajar-coreldraw.blogspot.com/2013/02/tipografi-wajah-dengan-coreldraw.html

Mewarnai Foto Hitam Putih dengan CorelDRAW

Versi yang digunakan harus : CorelDRAW X6

Sebenarnya kalau kita telaten dalam mengexploitasi fitur-fitur yang ada pada CorelDRAW kita sudah tidak perlu lagi atau jarang sekali menggunakan aplikasi lain hanya sekedar untuk menyempurnakan dalam mengedit gambar bitmap yang sebelumnya proses pengeditan menggunakan CorelDRAW, apalagi pada versi anyar yaitu CorelDRAW X6 banyak fitur-fitur baru yang telah ditambahkan, suatu misal fitur Overlay baru ditambahkan pada corelDRAW X6, padahal pada aplikasi tetangga yaitu adobe Photoshop sudah lama fitur ini ada.

MasBro yakin bahwa foto dibawah ini dalam proses edit pewarnaan menggunakan CorelDRAW ?....
Gambar aslinya adalah hitam putih seperti dibawah ini, Dengan CorelDRAW X6 kita bisa dengan mudah untuk mengisi warna pada objek foto dengan CorelDRAW, karena pada X6 Fitur Transparency Tool sudah dilengkapi dengan Overlay
1. Caranya sama dengan langkah-langkah terdahulu yaitu dengan menimpa objek foto dengan objek lain, misal kita akan edit warna, langkah awal yaitu kita buat warna dasar seperti warna kulit, kita buat objek kotak yang besarnya sama persis dengan objek foto, beri warna coklat sawo mateng;
2. Selanjutnya pada Toolbox > Pilih Transparency tool, drag menyamping seperti gambar dibawah ini;
3. Pada Property Bar ubah Linear/Normal dengan Uniform/Overlay, sehingga hasilnya akan seperti dibawah ini;
4. Buat lagi objek kotak separuh saja, dan beri warna hijau;
5. Lakukan seperti proses nomor 2;
6. Pada Property Bar ganti Normal dengan Overlay, untuk Type Linear biarkan saja;
7. Buat objek lingkaran persis di pipinya yang mulus dengan Ellipse tool, dengan maksud untuk membuat warna rona pipi;
8. Beri warna merah, dan juga lakukan proses transparency seperti no 2;
10. Ganti Linear/Normal dengan Radial/Overlay, rubah posisi transparannya di luar dengan menggeser slider pada Transparency Midpoint ke angka 100, kotak hitam mewakili efek transparan, sehingga hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;
11. Buat lingkaran lagi pada mata dan beri warna hijau;
12. Lakukan proses transparansi seperti langkah-langkah sebelumnya;
13. Linear/Normal menjadi Uniform/Overlay. Nah.. hasil warna pada mata akan terlihat hijau seperti tampak dibawah ini;
14. Buat objek curva dengan Bezier tool untuk membentu bibir;
15. Beri warna Pink/Magenta sesuai dengan warna bibir;
16. Lakukan proses transparansi seperti no 2;
16. Ganti Linier/Normal dengan Uniform/Overlay, sehingga hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;
17. Buat objek kurva pada headphone beri warna biru Lakukan juga proses transparansi seperti langkah-langkah sebelumnya;
18. Ganti pada Property Bar Transparency operation = Normal menjadi Overlay;

19. Sehingga hasil akhir akan seperti gambar dibawah ini;

Semoga bermanfaat, selamat mencoba MasBro ....
 
sumber : http://belajar-coreldraw.blogspot.com/2013/04/mewarnai-foto-hitam-putih-dengan.html

Edit Foto Pop Art Ala Andy Warhol Dengan CorelDRAW

Andy Warhol (lahir 6 Agustus 1928 – meninggal 22 Februari 1987 pada umur 58 tahun), adalah seorang seniman, sutradara avant-garde, penulis dan figur sosial Amerika. Warhol juga bekerja sebagai penerbit, produser rekaman dan aktor. Dengan latar belakang dan pengalamannya dalam seni komersil, Warhol menjadi salah satu pencetus gerakan Pop Art di Amerika Serikat pada tahun 1950an.
Karya-karya Warhol yang paling dikenal adalah lukisan-lukisan (cetakan sablon) kemasan produk konsumen dan benda sehari-hari yang sangat sederhana dan berkontras tinggi, misalnya Campbell's Soup Cans, bunga poppy, dan gambar sebuah pisang pada cover album musik rock The Velvet Underground and Nico (1967), dan juga untuk potret-potret ikonik selebritis abad 20, seperti Marilyn Monroe, Elvis Presley, Jacqueline Kennedy Onassis, Judy Garland, dan Elizabeth Taylor.
Di luar dunia seni, Warhol dikenal dengan ucapannya "Di masa depan semua orang akan menjadi terkenal selama 15 menit". Dia berkata kepada beberapa reporter, "Kalimat terbaru saya adalah, 'Dalam lima belas menit, semua orang akan menjadi terkenal'".
Sebagian karya-karya Andy Warhol yang populer;
Cara edit foto model kayak gini di CorelDRAW caranya sebagai berikut (sebenarnya ini adalah pertanyaan dari seorang sahabat di facebook yang minta dibuatkan tutorial edit foto ala Andy Warhol dengan aplikasi CorelDRAW, tapi aku lupa, tak cari-cari gak ketemu);
1. Ok. Misal yang menjadi model adalah foto marilyn monroe, Foto Asli-nya seperti dibawah ini;
2. Select objek foto dan pada Menu Bar > Bitmaps > Convert to Bitmap > mode Grayscale (8-bit) > 300 dpi > OK
3. Selanjutnya pada Menu Bar > Bitmaps > Mode > Black and White (1-bit) > Conversion Methot pilih Jarvis > Atur slider pada Intensity 50;
4. Tracing dengan Bezier tool di Toolbox, seperti kalau sampeyan mau membuat vector wajah, tapi gak perlu bagus-bagus amat, yang penting tiap tiap bagian warna objeknya berdiri sendiri tidak ada objek yang di timpa (tidak saling tumpang tindih).
 5. Beri warna pop pada tiap-tiap objek, dan selanjutnya beri efek Transparan dengan Transparency tool di Toolbox, dan yang perlu diingat rubah Transparency Operation di Property Bar dari Normal menjadi Multiply, sehingga akan menghasilkan efek transparan dengan warna yang ngepop dan objek yang di timpa tetap tampak jelas;
6. Hasilnya akan seperti gambar dibawah ini;
Bagaimana mudah kan?... jaman dulu memang terlihat aneh dan rumit mungkin dalam mengedit foto seperti diatas, tapi jaman modern seperti sekarang dengan kemajuan teknologi komputer tidak ada yang sulit...
 
sumber : http://belajar-coreldraw.blogspot.com/2013/07/edit-foto-ala-andy-warhol-dengan.html

Repro - Edit Foto Rusak Dengan CorelDRAW

Ada permintaan dari salah satu warga KPCI (Komunitas Pengguna CorelDRAW Indonesia) yang membuat trenyuh, begini kira-kira yang aku Copas:

"Di pengujung ikhtiyar...dah 2 malem ane ngotak ngatik ni foto tetep hasilnya gak bagus....ane minta tolong "YANG MAU" untuk memperbaiki ni foto biar layak untuk di cetak dan di abadikan..ini foto kakek nenek ane dirumah....terimakasih sebelumnya"
Fotonya seperti dibawah ini;
Disini aku tidak memberi ikan tapi kail-nya saja dengan tutorial tentang bagaimana mengolah foto lawas yang ada bagian-bagian tertentu yang rusak dimakan usia menggunakan CorelDRAW dan Corel PHOTO-PAINT, disini aku menggunakan versi X6 sampeyan bisa menggunakan versi berapapun, istilah umun edit foto lawas adalah Repro atau biasanya juga disebut Retouch.
Ok yang akan kita Repro adalah foto sang kakek yang kelihataanya agak rusak, hasil akhirnya nanti akan seperti foto yang sebelah kanan itu;
Langkah 1
Scan foto sang kakek, apabila fotonya sudah ada kita tinggal Copy Paste pada area kerja CorelDRAW;
Langkah 2
Untuk mempertajam gambar foto kita bisa langsung klik perintah Auto Adjust letaknya Menu Bar > Bitmaps > Auto Adjust, hasilnya foto akan tampak jelas warnanya;
Langkah 3
Apabila dirasa foto tampak terlalu terang bisa diatur menggunakan perintah Gamma yang berfungsi untuk mengatur gelap terangnya objek foto, letaknya Menu Bar > Effects > Adjust > Gamma;
Hasilnya seperti gambar dibawah ini;
Langkah 4
biasanya foto jadul dot-nya gede-gede seperti tampak pada foto aslinya, cara mengatur atau menghilangkan hal tersebut kita menggunakan perintah Gaussian Blur yang letaknya pada Menu Bar > Bitmaps > Blur > Gaussian Blur;
Seperti ini hasilnya, dot akan hilang, tapi hasil foto akan tampak suram, caranya ikuti langkah selanjutnya;
Langkah 5
Unsharp Mask adalah solusi untuk mengatur ketajaman dari foto tersebut, langkahnya Menu Bar > Bitmaps > Sharpen > pilih Unsharp Mask... dan atur pada Percentage, Radius dan Threshold, dengan klik pada Preview kita bisa melihat hasil proses yang kita lakukan;
Proses Unsharp Mask diatas hasilnya seperti tampilan dibawah ini;
Langkah 6
Setelah melakukan perintah Unsharp Mask mungkin bintik-bintik pada foto akan tampak jelas, kita harus mengurangi dengan perintah Low Pass, yang letaknya pada Menu Bar > Bitmaps > Blur > Low Pass;
Hasilnya akan seperti ini;
Langkah 7
Selanjutnya atur Contras dan Intersitas cahaya pada foto dengan perintah Brightness/Contrast/Intensity yang letaknya pada Menu Bar > Effects > Adjust > Brightness/Contrast/Intensit... atau kita cukup tekan Ctrl+B di keyboard maka kotak perintah akan muncul, dan atur pada slider sesuai dengan keinginan kita;
Langkah 8
Langkah selanjutnya untuk menghilangkan noda dan memperbaiki bagian yang rusak kita memanfaatkan Corel PHOTO-PAINT dengan klik tombol Edit Bitmap... pada Property bar, atau bisa dicari pada Menu Bar > Bitmaps > Edit Bitmap...
Langkah 9
Untuk mengedit bagian foto yang rusak kita menggunakan Clone Tool pada Toolbox pada Corel PHOTO-PAINT;
Pilih Brush yang paling halus;
Cloning pada bagian yang rusak dengan objek disampingnya yang agak mirip, setelah selesai proses Clonning tekan tombol Save tutup aplikasi Corel PHOTO-PAINT kita kembali ke CorelDRAW;
Langkah 10
Yang jelas warna dari foto lawas tadi tidak rata, sehingga untuk sementara kita bisa merubah menjadi mode Grayscale caranya klik pada Menu Bar > Bitmaps > Convert To Bitmap > pilih Grayscale, hasilnya akan berubah menjadi foto hitam putih;
Langkah 11
Selanjutnya lakukan Edit bitmap dengan cara seperti langkah 8 dan lakukan proses Touching menggunakan perintah  Touch-up Brush, sampeyan bisa lihat disini proses menghilangkan noda-noda flek;
Hasilnya akan seperti ini noda-noda pada foto akan hilang dan foto akan menjadi halus, dan selanjutnya tekan tombol Save untuk mengakhiri proses, dan tutup Corel PHOTO-PAINT dan kita kembali ke CorelDRAW;
Hasilnya pada area kerja corelDRAW akan seperti gambar dibawah ini,
Langkah 12
Selanjutnya lakukan Convert To Bitmap sekali lagi seperti langkah 10 rubah menjadi mode RGB, atau kalau untuk dicetak kita menggunakan mode CMYK, langkah terakhir untuk mengatur warna ke model foto jadul seperti diatas kita menggunakan perintah Color Balance yang letak perintahnya di Menu Bar > Effects > Adjust > Color Balance... atau tekan Ctrl+Shift+B di keyboard, dan atur komposisi warna menjadi warna foto jadul (sepia);
Hasil akhir foto akan seperti dibawah ini, sampeyan bisa merubah ukuran dan resolusi foto sesuai dengan yang dikehendaki pada waktu proses Export;
Demikian semoga bermanfaat

Contoh: gambar ini sebagai sumber inspirasi, meskipun dengan CorelDRAW sampeyan bisa membuat seperti gambar dibawah ini dengan trik tutorial diatas, asalkan tlaten...



      Retouching by: BaoJun Yuan 
 
sumber : http://belajar-coreldraw.blogspot.com/2013/10/repro-edit-foto-rusak-dengan-coreldraw.html